Bea Cukai Amankan Ribuan Butir Narkoba Asal Malaysia

PDF Print E-mail

Oleh: Syahid Busthomy

KARIMUN, KEPRIterkini: Petugas Kantor Pelayanan Bea dan Cukai (KP2 BC) Tanjung Balai Karimun, menggagalkan masuknya puluhan ribu butir obat psikotropika asal Malaysia. Dalam sebuah kopor milik salah seorang penumpang kapal Feri Zone 1, asal Kukup Malaysia, yang terdeteksi mesin X-ray yang terpasang di pelabuhan internasional.

Obat psikotropika jenis happy five tersebut terbungkus rapi menggunakan alumunium foil, di dalam sebuah kopor milik Cheong Teck Liong alias Aliong (24). Namun saat diperiksa petugas pelaku membantah barang tersebut adalah miliknya, karena kopor yang dipinjam milik Abeng, warga Malaysia yang merupakan teman pelaku. Dari perkiraan, puluhan ribu happy five dalam bentuk strip tersebut senilai Rp1,2 Milyar.

Menurutnya sebelum berangkat menuju Tanjungbalai Karimun, Abeng berpesan akan ada seseorang yang menjemputnya saat tiba di Tanjungbalai Karimun, yang kemudian akan mengantarkannya berkeliling sebagai pelancong.

“Saya tidak tahu ada barang ini (happy five-red) di dalam kopor yang saya pinjam dari abeng. Waktu itu saya bilang ingin berlibur ke Tanjung Balai Karimun dan meminjam kopor untuk pakaian saya. Saat tiba di pelabuhan petugas meminta saya membuka kopor, setelah digeledah ada banyak obat ini. Betul saya tidak tahu,” jelas Aliong kepada wartawan, Rabu (14/7).

Pihak Bea dan Cukai belum dapat mengetahui kemana atau siapa yang menjadi pemilik dan pemesan barang haram tersebut. Untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut, pelaku diserahkan kepada pihak Kepolisian Resor Karimun.***



Last Updated on Wednesday, 14 July 2010 17:43
 

Andi Purnomo; Anak Gunung Terjun Ke LautOleh: Burhan dan AlrionDalam menjalani hidup, agaknya dia pantas disebut seorang pejuang sejati, yang anti mengeluh dan bermanja-manja, pasrah pada nasib....(4661)
.... selengkapnya
Surya Sardi Anak PetaniBandel, Tak Kenal Menyerah dan Mengalir Bagai AirBATAM,KEPRIterkini: Nyaris tak ada perbedaan laku pada diri Surya Sardi baik ketika sebelum menjadi...(4723)
Read more...